Showing posts with label Belajar. Show all posts
Showing posts with label Belajar. Show all posts

Sunday, January 13, 2013

Cara Mengajar Bahasa Inggris Pada Murid SD



Bahasa Inggris adalah bahasa dunia. Kunci yang sangat penting dalam era globalisasi sekarang ini. Karena kian cepatnya perkembangan teknologi dan informasi, menuntut kesiapan semua pihak untuk dapat berkomunikasi dengan baik dan efektif. Penguasaan bahasa lain menjadi keharusan bagi kita bila ingin berkomunikasi dan mendapatkan informasi. Menguasai bahasa lebih dari satu akan memberikan keuntungan pada kita. Diantaranya, Bahasa Inggris merupakan bahasa yang umum digunakan sebagai bahasa dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan, teknologi, ekonomi, budaya, dan lainnya. Selain itu, menjadikan komunikasi semakin luas dan mendorong kemajuan karir.
Karena pentingnya Bahasa Inggris ini, mari siapkan anak didik kita agar mereka dapat bersaing secara global. Berikut adalah cara mengajarkan Bahasa Inggris pada murid SD :
1.    Ciptakan suasana
Sebagai seorang guru, kita harus menciptakan suasana yang hidup agar para murid menyenangi pelajaran yang kita ajarkan. Tampilkan sikap yang selalu ceria dan antusias. Antusiasme akan menular kepada para murid. Jika kita semangat, antusias, ceria dan tersenyum kepada murid kita, maka murid kita juga akan membalas dengan antusias juga.
2.    Biasakan menggunakan ungkapan/ ekspresi/ kalimat perintah dalam Bahasa Inggris
Ketika kita terbiasa menggunakan kalimat sederhana berupa command (perintah) kepada anak didik kita, maka kita mengajarkan para murid untuk membiasakan diri mendengar dan mengucapkan kalimat Bahasa Inggris sederhana. Suatu pengulangan, pembiasaan atau scaffolding talk atau juga dinamakan language accompanying action atau bahasa sebagai penyerta tindakan akan memberi keterampilan anak di dalam mendengarkan dan mengucapkan, serta melakukan action sesuai dengan perintah yang diucapkan oleh guru. Ini berarti bahasa tidak hanya sebagai teori semata. Bahasa tidak berorientasi pada grammar saja akan tetapi justru suatu bahasa yang paling penting adalah aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, dengan menggunakan ungkapan atau kalimat Bahasa Inggris menjadi hal menarik dan tantangan bagi murid kita.
3.    Menggunakan media lagu dan permainan (songs and games)
Mengajar Bahasa Inggris dapat dilakukan dengan media lagu dan permainan. Fungsi lainnya, sebagai pelengkap atau juga sebagai sarana membangun semangat murid kembali dalam belajar. Lagu anak dalam Bahasa Inggris dapat melatih anak mendengarkan, menyanyikan dan melafalkannya dengan benar. Sebaiknya lagu dinyanyikan sesuai dengan tema materi yang sedang dipelajari. Contoh, jika materi yang sedang dipelajari adalah tentang Number, maka guru dapat memberikan lagu yang isinya tentang Number. Selain lagu, juga ada permainan yang tidak kalah menarik dalam kegiatan belajar mengajar. Dengan permainan, murid menjadi terhibur, belajar sambil bermain. Karena dunia murid SD adalah dunia bermain. Contoh permainan yang dapat dimainkan adalah spider web, cards, guessing, kompetisi lomba dan sebagainya. Sambil murid bermain games, dapat disisipi pertanyaan dalam Bahasa Inggris. Dalam suasana bermain, anak semakin tertantang dalam mengaplikasikan Bahasa Inggris dimana secara tidak langsung anak belajar bahasa dengan cara yang tidak membosankan. Media internet juga bisa dimanfaatkan untuk menjadi bank lagu atau permainan bagi para guru.
4.    Belajar di luar kelas
Kegiatan belajar mengajar tidak terpaku di dalam kelas saja. Belajar mengajar juga dapat dilakukan di luar kelas. Guru bisa mengajak murid-muridnya ke halaman sekolah, taman, dan lain sebagainya. Sesuaikan dengan materi yang dipelajari. Hal ini akan sangat membantu karena murid melihat objeknya secara nyata. Dengan cara ini anak merasa senang dan tidak bosan atau monoton. Hasilnya, materi akan mudah diterima oleh para murid.
5.    Manfaatkan media elektronik dan gambar
Guru bisa memanfaatkan computer, radio tape, dvd player, handphone, gambar dan sebagainya untuk mendukung kegiatan belajar mengajar Bahasa Inggris. Biasanya, anak akan cepat memahami pelajaran dengan bantuan media karena anak dapat mendengarkan dan melihat secara audio, visual dan audiovisual. Juga dapat menghindari kejenuhan dan kebosanan.



Mari persiapkan anak didik kita membuka jendela dunia lebih lebar!
(Felicia Nathania)

Sumber : http://inggrissd.blogspot.com/2012/06/tips-mengajar-bahasa-inggris-di-sd.html

Friday, January 11, 2013

10 Tips Mengajar Matematika Kepada Anak SD


Halo teman-teman khususnya para pengajar nih !!! Pada hari ini kita punya topik seru yang akan dibahas dan dibagikan ke teman-teman semuanya. Judul topik yang akan kita bahas hari ini adalah Cara Mengajar Matematika Kepada Anak Sekolah Dasar !
Bagi sebagian besar anak-anak sekolah dasar, Matematika merupakan pelajaran yang paling menakutkan dan paling sulit. Sehingga sebagian besar dari mereka sudah tidak memiliki ketertarikan lagi untuk belajar Matematika. Namun, bagi para pengajar tidak perlu takut atau cemas ! Kita akan bagi solusi dan tips untuk mengajar Matematika bagi anak SD !
Berikut ini merupakan 10 tips mengajar Matematika kepada anak Sekolah Dasar (SD) :
1.       Mengajarlah Matematika dengan dramatisasi
Ada baiknya guru bisa mendramatisasi sebuah permasalahan. Misalnya, anak-anak disuruh merasakan berada dalam sebuah bola atau prisma, suruh mereka untuk merasakan permukaan, tepi dan sudut-sudutnya. Untuk mendramatisasi masalah aritmatika misalnya, suruh anak untuk berpura-pura bagaimana jika ia melompat ke dalam kolam, kemudian melompat lagi dan satu lagi. Berapakah jumlah keseluruhan lompatan mereka.

2.       Gunakan bagian tubuh mereka
Beritahu anak-anak untuk menunjukkan berapa banyak kaki, mulut, dan sebagainya yang mereka miliki. Ketika diminta untuk menunjukkan jumlah mereka “tiga tangan,” pasti mereka akan menanggapi protes keras, dan kemudian memberitahu berapa banyak yang mereka memiliki dan menunjukkan (“membuktikan”) itu. Kemudian mengajak anak-anak untuk menunjukkan angka dengan jari, misalnya dimulai dengan, “Berapa umurmu?” Untuk menampilkan angka dalam cara yang berbeda, misalnya, lima sebagai tiga di satu sisi dan dua di sisi lain.

3.       Ajaklah anak-anak bermain
Libatkan anak-anak dalam bermain secara bersamaan yang memungkinkan mereka untuk melakukan perhitungan matematika dengan berbagai cara, termasuk pengurutan, menciptakan bentuk  simetris dan kesebangunan, membuat pola, dan sebagainya. Kemudian perkenalkan mereka dengan permainan Toko Dinosaurus. Suruhlah anak-anak berpura-pura membeli dan menjual mainan dinosaurus atau benda kecil lainnya. Hal ini berarti mereka telah belajar berhitung, aritmatika, dan konsep uang.

4.       Gunakan buku cerita anak-anak
Banyak buku cerita anak-anak yang berkaitan secara tidak langsung dengan Matematika tetapi memiliki cerita yang baik juga

5.       Gunakan pengalaman anak-anak
Cobalah untuk menggali pengalaman anak-anak dan doronglah agar pengalaman tersebut berhubungan dengan Matematika

6.       Gunakan kreativitas alami dari  anak-anak
Ide-ide anak-anak berkaitan dengan matematika harus didiskusikan dengan semua anak. Misalnya “percakapan matematika” antara dua anak laki-laki, masing-masing 6 tahun: “Pikirkan jumlah terbesar Anda dapat sekarang tambahkan lima lalu dan seterusnya.

7.       Gunakan Kemampuan untuk memecahkan masalah matematika
Mintalah anak-anak untuk menjelaskan bagaimana mereka mengetahui masalah misalnya, berapa banyak snack yang mereka butuhkan jika ada teman lain yang bergabung dengan kelompok. Dorong mereka untuk menggunakan jari-jari mereka sendiri atau memanipulasi  apapun yang mungkin berguna untuk pemecahan masalah.

8.       Gunakan berbagai strategi
Bawalah konsep Matematika kemanapun Anda pergi di kelas Anda, dari menghitung anak-anak pada pertemuan pagi, untuk mengatur meja, untuk meminta anak-anak untuk membersihkan nomor tertentu atau bentuk barang. Juga, menggunakan kurikulum berbasis penelitian untuk menggabungkan serangkaian kegiatan belajar diurutkan ke dalam program Anda.

9.       Gunakan teknologi.
Cobalah kamera digital untuk merekam karya matematika anak-anak, dalam bermain mereka dan dalam kegiatan yang direncanakan, dan kemudian menggunakan foto untuk membantu diskusi dan refleksi dengan anak-anak, perencanaan kurikulum, dan komunikasi dengan orang tua. Gunakan komputer secara bijaksana.

10.   Gunakan penilaian untuk mengukur kemampuan anak-anak belajar matematika
Gunakan pengamatan, diskusi dengan anak-anak, dan kegiatan kelompok kecil untuk belajar tentang berpikir matematika anak-anak dan untuk membuat keputusan tentang apa sehingga setiap anak mungkin dapat belajar dari pengalaman mereka.

Nah itu dia 10 Tips mengajarkan Matematika kepada anak SD agar proses belajar mengajar terutama dalam pelajaran Matematika menjadi lebih lancar dan nyaman bagi si guru dan si anak didik. Selamat mencoba ya teman-teman pengajar !!! Tetap Semangat mendidik generasi muda Indonesia !!!

(Michael Halim)


Sumber: http://sdn22talangkelapa.blogspot.com/2012/02/10-cara-mengajar-matematika-untuk-anak.html

Wednesday, January 9, 2013

Cara Mengajar Anak Sekolah Dasar


Mengajar anak Sekolah Dasar (SD) tentunya akan lebih sulit, karena pada tahap ini mereka mengalami masa transisi di mana baru memasuki proses belajar yang serius. Menjadi seorang guru SD tentunya banyak hal yang harus diperhatikan agar pembelajaran menjadi efektif, seperti : suara yang lantang dan juga intonasi yang beragam, selain itu dibutuhkan juga waktu untuk beristirahat dengan menyediakan ice breaker mengingat bahwa waktu konsentrasi mereka cenderung singkat. Berikut adalah beberapa teknik mengajar anak SD :
1.    Teknik Individual, terdiri dari:
a.    Directive counseling
Guru membuka jalan pemecahan karena anak yang belum matang mendiagnosis sendiri sukar memecahkan masalahnya, tanpa bantuan dari pihak lain yang berpengalaman.
b.    Non-directive counseling
Fokus pada anak yang bermasalah dan sang anak yang menentukan sendiri apakah dia membutuhkan pertolongan dari pihak lain.
c.    Eclective counseling
Masalah yang dihadapi itulah yang harus ditangani

Merupakan teknik bimbingan kelompok yang bertujuan  secara luwes, sehingga tentang apa yang dipergunakan setiap waktu dapat diubah kalau memang diperlukan.

2.    Teknik Kelompok, terdiri dari:
a.    Home room agar para guru atau pertugas bimbingan dapat mengenal murid-muridd secara lebih tepat sehingga dapat membantunya secara lebih efektif (Eddy Hendrarno, dkk; 2003). Jumlah anggota kelompok dapat berupa kelompok kecil (5-10 orang) maupun kelompok besar (25-30 orang). Tujuan teknik home room, selain untuk mengidentifikasikan masalah dapat pula membantu siswa untuk mampu menghadapi dan mengatasi masalahnya
b.    Field drip (karya wisata)
Kegiatan karyawisata selain mrupakan kegiatan rekreasi ataupun salah satu metode mengajar, dapat pula difungsikan sebagai salah satu teknik dalam bimbingan kelompok (Djumhur dalam Eddy Hendrarno, dkk;2003). Melalui kegiatan karyawisata pertugas bimbingan dapat mengarahkan murid untuk belajar melakukan penyesuaian diri dalam kehidupan kelompok.. Tujuan teknik ini adalah pemberian informasi, pembentukan sikap dan pengembangan bakat serta minat.
c.    Group discussion bimbingan kelompok yang dilakukan dalam kelompok kecil (5-10 orang). Pada umumya diskusi kelompok berlangsung antara 30-60 menit.
d.    Pelajaran bimbingan
Bimbingan dilakukan dalam kelompok-kelompok
Diskusi kelompok merupakan salah satu teknik kelas yang telah ada. Pembimbing masuk dalam kelas seperti guru biasa, tidak mengajarkan mata pelajaran seperti dalam silabus, melainkan menyampaikan dan membahas masalah bimbingan.
e.    Kelompok bekerja
Kelompok kerja dibentuk dengan memperhatikan tingkah laku kemampuan, jenis kelamin, tempat tinggal dan jalinan hubungan social. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kemampuan belajar, menyalurkan bakat dan minat, membentuk sikap kooperatif dan kompetitif yang sehat, meningkatkan penyesuaian social, yang kesemuanya akan mengarahkan pada perkembangan murid.
f.    Pengajaran remidi
Pengajaran remidi diberikan kepada murid-murid yang mengalami kesulitan belajar.
g.    Organisasi murid
Pembimbing sekolah dapat mengarahkan agar murid dapat mengenal berbagai aspek kehidupan social, mengembangkan sikap kepemimpinan dan kerjasama, rasa tanggung jawab dan harga diri. Tujuannya antara lain menyangkut penyesuaian diri, sikap kepemimpinan dan kerjasama dan pemecahan masalah.
i.    Sosiodrama dan psikodrama
Bedanya, terletak pada jenisnya cerita yang dimainkan dan tekanan masalah yang hendak diceritakan. Pada sosiodrama lebih menekankan pada masalah psikis. Meskipun demikian antara keduanya sagat erat hubunganya dan kadang-kadang sulit dibedakan.

Apakah anda memiliki teknik yang lain? Silakan sharing di sini. (Meliana)
Sumber :

Friday, January 4, 2013

Makanan Untuk Meningkatkan Daya Ingat Saat Belajar



Terkadang mungkin kita sering lupa dan mengalami kesulitan untuk mengingat sesuatu, apalagi untuk mengingat pelajaran. Nah, untuk membantu mengatasi masalah tersebut cobalah untuk mengkonsumsi makanan yang dijuluki “Brain Food”. Brain Food ini dapat merangsang pertumbuhan sel-sel otak, memperbaiki fungsinya, meningkatkan daya ingat dan konsentrasi berpikir anak-anak. Brain Food tersebut diantaranya ialah sebagai berikut :
1.    Salmon
Ikan berlemak seperti salmon ialah sumber terbaik asam lemak Omega 3 terutama DHA dan EPA yang keduanya penting bagi pertumbuhan dan perkembangan fungsi otak. Omega 3 juga menyediakan lebih banyak oksigen ke otak, serta memungkinkan seseorang untuk menyimpan informasi baru sementara masih mengingat informasi lama. Riset terbaru juga menunjukkan bahwa mereka yang memperoleh asupan asam lemak lebih banyak memiliki pikiran lebih tajam dan mencatat hasil memuaskan dalam uji kemampuan.
2.    Telur
Telur dikenal sebagai sumber protein dengan harga yang cukup terjangkau. Bagian kuning telur merupakan bagian padat akan kandungan kolin, yaitu suatu zat yang dapat membantu perkembangan memori atau daya ingat.
3.    Selai Kacang
Kacang tanah (peanut) dan selai kacang ialah salah satu sumber vitamin E. Vitamin E ini merupakan antioksidan yang dapat melindungi membran-membran sel saraf. Thiamin dan vitamin E membantu otak dan sistem saraf dalam penggunaan glukosa untuk kebutuhan energi.
4.    Gandum Murni
Otak membutuhkan supply atau sediaan glukosa dari tubuh yang sifatnya konstan. Gandum murni memiliki kemampuan untuk mendukung kebutuhan tersebut. Serat yang terkandung dalam gandum murni dapat membantu mengatur pelepasan glukosa dalam tubuh. Gandum juga mengandung vitamin B yang berfungsi memelihara kesehatan sistem saraf.
5.    Oat/ Oatmeal
Oat ialah salah satu jenis sereal yang paing popular di kalangan anak-anak dan kaya akan nutrisi yang penting bagi anak. Oat dapat menyediakan energi atau bahan bakar untuk otak yang sangat dibutuhkan anak-anak saat mengawali aktivitasnya di pagi hari. Oat kaya akan kandungan serat sehingga akan menjaga otak anak terpenuhi kebutuhannya di sepanjang pagi. Oat juga merupakan sumber vitamin E, vitamin B, potasium dan seng dimana membuat tubuh dan fungsi otak berfungsi pada kapasitas penuh.
6.    Berry
Strawberry, cherry, blueberry dan blackberry. Secara umum, semakin kuat warnanya maka semakin banyak nutrisi yang dikandungnya. Berry mengandung antioksidan berkadar tinggi, khususnya vitamin C yang berguna mencegah kanker. Beberapa riset menunjukkan bahwa mereka yang mendapatkan ekstrak blueberry dan strawberry mengalami perbaikan dalam fungsi daya ingatnya. Biji dan buah berry ini juga ternyata kaya akan asam lemak Omega 3.
7.    Kacang-kacangan
Kacang adalah makanan spesial karena makanan ini memililki energi yang berasal dari protein serta karbohidrat kompleks. Selain itu, kacang kaya akan kandungan serat, vitamin dan mineral. Kacang juga merupakan makanan yang baik untuk otak karena dapat mempertahankan energi dan kemampuan berpikir anak-anak pada puncaknya di sore hari jika dikonsumsi saat makan siang. Menurut hasil penelitian, kacang merah dan kacang pinto mengandung lebih banyak asam lemak Omega 3 daripada jenis kacang lainnya, khususnya ALA yang merupakan jenis asam lemak Omega 3 yang penting bagi pertumbuhan dan fungsi otak.
8.    Sayuran Berwarna
Tomat, ubi jalar merah, labu, wortel dan bayam adalah sayuran yang kaya akan nutrisi dan sumber antioksidan yang akan membuat sel-sel otak kuat dan sehat.
9.    Susu dan Yoghurt
Makanan yang berasal dari produk susu mengandung protein dan vitamin D tinggi. Kedua jenis nutrisi ini penting bagi pertumbuhan jaringan otak, neurotransmitter dan enzim. Susu dan yoghurt juga bisa membuat perut kenyang karena kandungan protein dan karbohidratnya, sekaligus menjadi sumber energi bagi otak. Penelitian terbaru mengindikasikan bahwa anak-anak dan remaja membutuhkan lebih banyak vitamin D, bahkan 10 kali dari dosis yang direkomendasikan. Vitamin D ialah vitamin yang juga penting bagi sistem saraf otot dan siklus hidup sel-sel manusia secara keseluruhan.
10.  Daging Sapi Tanpa Lemak
Zat besi adalah jenis mineral esensial yang akan membantu anak-anak tetap berenergi dan berkonsentrasi di sekolah. Daging sapi tanpa lemak ialah salah satu sumber makanan yang mengandung banyak zat besi. Dengan hanya mengkonsumsi 1 ons per hari, maka tubuh akan terbantu dalam penyerapan zat besi dari sumber lainnya. Daging sapi juga mengandung mineral seng yang dapat membantu memelihara daya ingat.
Khusus bagi yang vegetarian, dapat memanfaatkan kacang hitam dan burger kedelai sebagai pilihan. Kacang-kacangan adalah sumber penting zat besi non-heme – tipe zat besi yang membutuhkan vitamin C untuk diserap oleh tubuh. Mengkonsumsi tomat, jus jeruk, strawberry dan kacang-kacangan juga dapat dipilih sebagai upaya mencukupi kebutuhan zat besi.

Itulah ke- 10 “Brain Food” yang dapat membantu meningkatkan daya ingat saat belajar. Semoga bermanfaat dan sukses dalam belajarnya ya! (Felicia Nathania)

Sumber :

Wednesday, January 2, 2013

Manfaat Musik Instrumen Ketika Belajar


Musik dapat menjadi pembangkit motivasi kita dalam belajar, karena musik dapat membuat bergairah dalam belajar dan melepas ketegangan dalam menyelesaikan kegiatan. Penelitian-penelitian membuktikan bahwa musik memberikan banyak manfaat kepada manusia merangsang pikiran, memperbaiki konsenstrasi dan ingatan, membangun kecerdasan emosional. Musik juga dapat menyeimbangkan fungsi otak kanan dan otak kiri, yang berarti menyeimbangkan perkembangan aspek intelektual dan emosional.

Para praktisi telah menemukan bahwa mendengarkan musik instrument akan memberikan dampak positif besar terhadap pikiran, badan dan mental seseorang. Belakangan ini, semakin banyak hasil riset mengenai efek dari lagu-lagu instrumental terhadap kesehatan dan kesegaran fisik seseorang. Untuk pasien yang menghadapi masalah dengan jantung, mereka akan mendapatkan manfaat yang sama dari mendengar musik klasik selama 30 menit dibandingkan dengan menelan 10mg obat penenang Valium. Musik dan terapi relaksasi telah banyak digunakan secara bersamaan untuk menurunkan detak jantung dan menormalkan tekanan darah pada banyak pasien yang terkena serangan jantung. Penderita migraine (sakit kepala sebelah) juga telah banyak yang dilatih dengan menggunakan musik, pemberian bantuan visual dan tekhnik-tekhnik relaksasi untuk membantu menurunkan frekuensi, intensitas dan durasi penderitaan sakit kepala mereka.
Disamping keuntungan-keuntungan fisik yang dapat diperoleh, hasil riset telah menunjukkan bahwa mendengarkan musik instrumental juga memberikan dampak positif pada pikiran dan bawah sadar kita. “Murid-murid yang mendengarkan Mozart selama 10 menit sebelum mengambil ujian SAT – Scholastic Aptitude Tests, secara menyeluruh mendapatkan nilai yang lebih tinggi daripada anak-anak yang tidak terekspos dengan musik tersebut sebelum ujian. Orang-orang yang mendengarkan musik klasik yang ringan selama 90 menit selama melakukan proses editing suatu naskah akan menaikkan tingkat akurasinya sekitar 21 persen." demikian menurut Abreo.

Mendengarkan musik instrumental sangat direkomendasikan  orang-orang pada berbagai kalangan umur – bahkan murid-murid sekolah telah dilaporkan mendapatpadakan keuntungan yang besar dari mendengar music karena hal ini meningkatkan stimulasi otak mereka, meningkatkan keahlian daya nalar abstrak (abstract reasoning skills) dan pengembangan kognitif (cognitive development).

Apakah anda setuju untuk belajar sambil mendengarkan musik instrumen? (Meliana)

Sumber :

Sunday, December 30, 2012

Tips Menghadapi Ujian Sekolah

Ujian sekolah.. Kadang kita suka merasa takut bila akan menghadapinya. Namun, ujian sekolah merupakan hal yang tidak bisa dihindari. Karena ujian ini merupakan penentu yang menunjukkan kemampuan kita apakah kita dapat naik ke tahapan/ kelas berikutnya.

Tetapi, apabila kita mempersiapkannya dengan matang, kita pasti akan lebih siap dan tidak perlu takut saat akan menghadapinya. Berikut tips-tips untuk menghadapi ujian sekolah :

1.    “There is no short way to success”
Ingatlah selalu pepatah ini bahwa memang tidak ada jalan pintas untuk menggapai kesuksesan. Segala sesuatu membutuhkan persiapan dan usaha maksimal.
2.    Percaya diri!
Hilangkan perasaan takut atau nervous. Karena saat kita takut atau nervous, apa yang kita pelajari bisa hilang. Ketakutan akan membuat pikiran terganggu dan tidak konsentrasi saat ujian. Relax dan percaya dirilah!
3.    Atur waktu terbaik
Atur jadwal untuk belajar secara baik. Prioritaskan waktu yang lebih banyak pada mata pelajaran yang agak sulit. Dan, luangkan sedikit waktu untuk hiburan agar tidak menimbulkan kejenuhan.
4.    Pilih suasana yang tepat untuk belajar
Pilih tempat belajar yang bisa membuat nyaman sehingga akan lebih bisa berkonsentrasi saat mempersiapkan ujian. Sebaiknya, belajar pada pagi hari dan dalam suasana yang hening karena akan lebih mudah berkonsentrasi.
Tips: jangan menempatkan cermin di lokasi belajar karena pantulan banyangan yang ditimbulkan akan mengganggu konsentrasi. Belajar dengan menghadap ke arah timur akan lebih mendatangkan energi positif dibandingkan jika menghadap k earah timur laut.
5.    Duduk tegap
Posisi saat belajar juga perlu diperhatikan. Hindari belajar di tempat tidur atau berbaring di kursi karena akan menimbulkan kantuk. Duduk tegaplah saat belajar dan tempatkan kaki sejajar dengan lantai. Cara duduk seperti ini dapat membuat ionisasi.
6.    Buatlah catatan kecil sambil belajar
Buatlah catatan kecil dengan poin-poin singkat. Catatan ini akan membantu mengingat poin penting yang telah dipelajari. Dengan adanya catatan kecil ini, memudahkan saat akan ujian daripada membuka halaman teks pelajaran, kita pun bisa belajar dimana saja dan tidak membutuhkan waktu yang banyak.
7.    Tidur dan makan dengan baik
Tidurlah dengan nyenyak. Sebuah studi mengatakan bahwa waktu tidur yang optimal adalah 6 jam. Terutama pada malam hari sebelum ujian.  Waktu istirahat yang cukup akan memberikan efek besar saat ujian.
Selain itu, makanlah dengan teratur. Usahakan jangan berpuasa saat ujian dan perbanyak minum air putih karena penting untuk menjaga sel-sel otak.
8.    Menulis dan menyajikan yang terbaik
Jawab soal-soal pertanyaan dengan sebaik mungkin, tulis jawaban-jawaban dengan rapi dan  ikuti petunjuk yang disarankan.
9.    Jangan mencontek!
Mencontek bukan hanya akan mempengaruhi nilai tetapi bisa juga menghilangkan kesempatan utnuk melanjutkan ujian. Ujian merupakan pembuktian dari kemampuan kita. Jadi, lakukanlah sesuai kemampuan kita dan dengan jujur.
10.  Berdoa dan percaya kemampuan sendiri
Berdoalah sebelum memulai ujian dan bebaskan pikiran dari segala hal yang akan mengganggu konsentrasi dalam ujian. Dan juga, percayalah pada kemampuan sendiri.

Nah, itu tadi 10 tips untuk menghadapi ujian sekolah. Ayo coba diubah kebiasaan-kebiasaan yang kurang tepat saat menghadapi ujian! Belajar dan berikan yang terbaik ya karena waktu tidak bisa diulang lagi.. (Felicia Nathania)

Sumber :

Friday, December 28, 2012

Bermain dan Belajar


Bermain adalah bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan seorang anak. Dan tentunya sebagian besar dari anak anak tidak menyukai hal yang namanya belajar. Namun apabila kita dapat menggabungkan teknik bermain dan belajar ke anak-anak, mereka dapat dengan senang mengikuti cara pembelajaran tersebut tanpa merasa bosan ataupun jenuh.

Metode ini disebut juga Play based learning dimana metode ini telah digunakan di Negara maju seperti di Inggris dan Australia. Metode ini tepatnya diperkenalkan di Inggris pada tahun 2000 dimana programnya dinamakan The Curriculum Guidance for the Foundation Stage. Program ini menyatakan bahwa Well-planned play merupakan sebuah kunci dimana anak-anak dapat dengan senang, nyaman, dan juga merasa tertantang dalam mengikuti program ini.

Misalnya ketika kita mengajarkan bahasa inggris untuk menambah kemampuan mereka dalam perbendaharaan kata, kita bisa memberikannya film atau video pendek berbahasa inggris seperti kartun kesukaan mereka, kemudian biarkanlah mereka menontonnya. Setelah itu, kita beri mereka tugas menceritakan atau merangkum isi dari film/video pendek tersebut. Dan tentunya pada saat mereka mengerjakannya baik ditulis maupun diceritakan langsung, kita tetap membimbingnya apabila si anak menemukan kesulitan dalam vocabulary mereka. Hal ini tentunya membantu mereka memperkaya perbendaharaan kata tanpa membuat si anak merasa bosan, Atau ajaklah si anak bermain scrabble, hal ini juga menantang si anak untuk berpikir tanpa merasa bosan atau jenuh.


Dengan menggunakan metode bermain dan belajar, si anak akan merasa senang, bersemangat, tidak merasa jenuh dan merasa tertantang selalu untuk menjawab pertanyaan atau suatu masalah. Hasilnya si anak akan lebih mengingat hasil permainan yang merupakan hasil pembelajarannya juga daripada dengan cara mengajar biasa. Jadi, selamat mencoba teman-teman !! Mari kita mengajar dengan penuh variasi dan dengan cara yang disenangi oleh para anak didik kita sehingga mereka akan terus bersemangat dalam belajar. (Michael Halim)

Wednesday, December 26, 2012

3M Dalam Belajar Efektif

Agar kegiatan belajar menjadi efektif tentunya terdapat beberapa kunci. Menurut kami terdapat 3 kunci utama dalam belajar efektif yang saling berhubungan dan kami singkat dengan 3M. Apa itu 3M?
1.      Mendengarkan
Melalui mendengarkan kita mendapat banyak informasi. Berikut ini adalah tips agar mendengarkan kita menjadi efektif :

·      Mendengarkan Secara Aktif dan Empatik.
Maksudnya adalah menempatkan diri kita di posisi sang pembicara. Selalu ingatlah bahwa kita dikaruniai dua telinga dan satu mulut, maka kita perlu lebih banyak mendengarkan daripada berbicara. Kosongkan pikiran dan bersikap terbukalah pada apapun yang dikatakan orang lain pada kita.
·         Lingkungan Fisik yang Kondusif
Minimalisir atau hilangkanlah segala macam gangguan sehingga kita akan dapat memberikan perhatian penuh pada orang yang berbicara. Pilihlah tempat yang nyaman dan bebas gangguan.
·         Membuat Catatan
Mencatat apa yang pembicara sampaikan membuat kita mengolah informasi lebih lagi. Catatlah point penting dari yang pembicara sampaikan. Catatan sebaiknya dibuat secara singkat, jelas dan padat. Pada akhir catatan dibuat suatu kesimpulan untuk memudahkan anda memahami ketika membaca catatan kembali.

2.      Menulis
Menulis dengan efektif sesungguhnya mudah, yaitu kita mengawali menulis dengan hati. Berikut adalah tips agar menulis anda menjadi lebih efektif :
·         Hindari Kata Sifat
Sebaiknya menggunakan kata kerja. Contoh :  Jangan gambarkan gadis itu cantik, sebab cantik menurut anda berbeda dengan yang lain. Gambarkan kecantikan itu dengan hidung mancung, bibir seksi,dll.
·         Hindari Kata Yang Tidak Perlu
·         Contoh : Dia adalah seorang guru, seharusnya dia seorang guru. Contoh lain, Seorang aparat Polda menangkap seorang pengedar ganja. Jadi, seorang itu kata yang tidak perlu.
·         Hindari Kalimat Pasif

3.      Membaca
Anda dapat mendapatkan sesuatu dari setiap buku yang dibaca. Berikut ini adalah tips agar cara membaca anda menjadi lebih efektif :
·         Scanning
Scanning atau membaca sepintas lalu, bertujuan untuk mendapatkan informasi, menjawab pertanyaan atau  menyelesaikan masalah yang spesifik




·         Skimming
Skimming adalah membaca bagian awal sebuah bacaan secara cepat untuk memperoleh gambaran umum atau inti dari buku tersebut.
·         Membaca Kalimat Topik
Bacalah kalimat topik atau kalimat inti dari setiap paragrafnya. Dengan ini, Anda akan mendapatkan overview atau gambaran dari bab tersebut.
·         Baca Secara Detail
Setelah Anda melakukan 3 hal di atas, bacalah bagian utama atau bagian yang padat dari bacaan tersebut untuk menyaring bukti-bukti pendukung atau mendapatkan isi dari apa yang Anda cari.
·         Baca Untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis
Setelah membaca, mungkin Anda tertarik untuk menulis tentang apa yang Anda cari tersebut. Tingkatkanlah kemampuan menulis Anda dengan memperhatikan struktur dan teknik yang digunakan dalam bacaan Anda.
Mudahkan untuk mendengarkan, menulis dan membaca secara efektif? SELAMAT MENCOBA!  (Meliana)


Sumber :